|
Apoteker.info Informasi Obat dan Makanan |
|
|
Lamotrigine Dikaitkan dengan Meningitis
Amerika Serikat (16 Agustus '10). Obat anti epilepsi, yang mengandung zat aktif Lamotrigine, ternyata memiliki efek samping meningitis. FDA mencatat sebanyak 40 kasus komplikasi berat sepanjang periode Desember 1994 - November 2009, bahkan 35 kasus diantaranya memerlukan perawatan di rumah sakit. Akan tetapi tidak ada satu kasus pun yang disebabkan oleh bakteri. Efek samping lamotrigine ini, yang dinamakan meningitis aseptik, adalah penyakit yang jarang terjadi, dan merupakan efek samping lamotrigine yang serius. Menurut FDA, penderita yang mengalami meningitis aseptik ini akan mengalami rasa kaku pada leher, mengantuk, sensitif terhadap cahaya, dan sakit kepala. FDA mencatat bahwa gejala-gejala tersebut biasanya muncul antara 1 hingga 42 hari setelah memulai terapi lamotrigine, biasanya akan reda ketika obat dihentikan. Meningitis aseptik berbeda dengan meningitis yang diakibatkan bakteri. Bila meningitis yang disebabkan oleh bakteri dapat berakibat fatal bila tidak cepat tertangani, maka penderita meningitis aseptik biasanya akan pulih setelah 14 hari. Di Indonesia, lamotrigine dijual dengan nama paten Lamictal, diproduksi oleh GlaxoSmithKline.
|
Home l Contact Us l Privacy Policy l Terms of Use l Sitemap
www.apoteker.info